ini hanya sebatas pemikiran yang terlintas begitu saja. hanya saja terpikir sama orang yang telah tiada. orang yang sangat dicintai dan sangat berarti ketika dia masih hidup sampai dia meninggalkan dunia yang pana ini. semuanya sudah ditakdirkan oleh allah swt dan tidak bisa kita pungkiri dan kita tolak bahkan sampai memprotes kepada tuhan kita.
apakah kita harus ke "orang pintar" supaya dia bisa balik lagi? itu mustahil, hanya seorang rosul allah sajalah yang diberikan kemampuan untuk menhidupkan orang mati dan yang jelas malaikat pencabut nyawa dan tuhan kita allah swt. terus bagai mana kita menunjukan rasa cinta kita kepadanya?
harus menyusulnya? dengan harapan bertemu di surga dan hidup bahagia selamanya disana? itu juga salah satu pemikiran yang bodoh, dengan mengakhiri hidup diri sendiri karena ingin menyusul orang yang kita cintai jelas-jelas salah. orang yang mengakhiri dirinya sendiri sama saja dengan tidak menerima kodho dan khodar, dan jelas dia akan masuk neraka. orang yang kita cintai ke surga dan kita ke neraka mau dimana bertemunya?
mungkin ini salahnya perkataan "hidup bersama dan mati pun bersama". orang yang salah menafsirkan kalimat tersebut jelas-jelas akan terjerumus ke dalam kehancuran. terus apakah dengan mengawetkan orang yang kita cintai agar bisa terus bersama kita dan bisa kita lihat, sentuh, peluk, cium setiap hari. karena itulah arti cinta yang sesungguhnya. apakah begitu?
itu malah lebih bodoh lagi, dengan landasan apa orang yang seperti itu menyebut apa yang dia lakukan adalah bukti cinta sejati? itu bukti bahwa dia tidak bisa menerima takdir dari allah. apakah rasa cintanya akan sampai kepadanya? jelas tidak, itu semua hanya ilusi saja baginya. karena yang dapat sampai kepada orang mati hanya amalan baik saja.
apa dengan memikirkan terus orang yang telah meninggal dan terus menyesali apa yang terlah terjadi sebelumnya karena tidak menyayangi sepenuhnya? itu juga salah! jika ada orang lain yang anda sayangi meskipun tidak lebih anda sayangi dari padanya, lebih baik anda lampiaskan rasa sayang anda kepadanya.
terkadang ada orang yang lebih mencintai barang peninggalan dari pada orang yang masih ada dan jelas-jelas belum meninggalkan dunia ini. jika hanya menyesali saja dan tidak melakukan perubahan buat apa? nantinya akan menyesal untuk kedua kalinya tehadap orang yang anda cintai.
terus harus bagai mana? hanya dengan mendoakan dia setiap hari dan mengamalkan ilmu yang telah dia ajarkan kepada anda. karena yang akan menyelamatkan orang yang anda cintai yaitu ilmu yang bermanfaat dan amal soleh. dengan megamalkan ilmu yang telah dia berikan dan memberikan kepada orang lain, maka amalan baik akan terus terkirim kepadanya. sayangi orang yang masih ada, jangan hanya memikirkan dia saja. cinta sejati bukanlah cinta yang egois. hanya keegoisan yang membuat anda tidak bisa melihat orang lain yang menyayangi anda.
itu pemikiran yang telintas begitu saja, mungkin nantinya akan berguana bagi saya ketika saya merasa sedih dan depresi kehilangan orang yang sangat saya cintai.mencintai seseorang memang boleh, tapi jangan sampai berlebihan. karena allah tidak suka terhadap orang yang berlebihan. cintailah sewajarnya dan sayangilah sewajarnya :D
Wednesday, 11 June 2014
//
kategori
my story
//
0
komentar
//
0 komentar to "Cinta dan Kehilangan"






Post a Comment